
Pasuruan – Penasehat Ahli Kementerian Agama RI yang juga Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, Prof. Dr. Noor Syam, M.Si, memberikan apresiasi kepada STAI Al-Yasini Pasuruan atas komitmennya dalam mewujudkan kesetaraan dan kepekaan gender di lingkungan perguruan tinggi.
Hal itu disampaikan Prof. Noor Syam saat menghadiri Wisuda ke-10 Program Sarjana STAI Al-Yasini Pasuruan yang digelar di Ascent Premiere Hotel & Convention Pasuruan. Dalam sambutannya, beliau menilai bahwa STAI Al-Yasini telah menunjukkan contoh nyata perguruan tinggi Islam yang sensitif gender.
“Saya mengapresiasi STAI Al-Yasini karena sudah sensitif jender. Di meja kehormatan ini terdapat seorang perempuan yang sangat terpelajar menduduki jabatan penting di dalam institusinya. Kebanyakan pimpinan lembaga pendidikan tinggi itu lelaki,” ujar Prof. Noor Syam disambut tepuk tangan hadirin.
Menurutnya, kehadiran perempuan dalam jajaran pimpinan lembaga pendidikan tinggi bukan hanya mencerminkan kesetaraan, tetapi juga menjadi bukti bahwa perempuan memiliki kapasitas dan kompetensi yang sama dalam memimpin dan berkontribusi pada kemajuan pendidikan Islam.
Lebih lanjut, Prof. Noor Syam menyebut bahwa kepekaan gender di lingkungan perguruan tinggi seperti STAI Al-Yasini merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai Islam yang menjunjung keadilan, penghargaan terhadap ilmu, dan pemberdayaan tanpa diskriminasi jenis kelamin.
Sementara itu, Ketua STAI Al-Yasini Pasuruan, Dr. Ach. Syamsul Muniri, M.S.I, menyampaikan terima kasih atas apresiasi tersebut. Ia menegaskan bahwa kampus yang dipimpinnya terus berkomitmen membangun iklim akademik yang inklusif dan berkeadilan.
“Kami berupaya memberikan ruang dan kesempatan yang sama bagi seluruh sivitas akademika, baik laki-laki maupun perempuan, untuk berkembang dan berkontribusi bagi kemajuan lembaga,” ujarnya.
Wisuda ke-10 STAI Al-Yasini Pasuruan diikuti oleh 97 wisudawan dari tiga program studi, yakni Hukum Ekonomi Syariah, Pendidikan Bahasa Arab, dan Manajemen Pendidikan Islam. Acara berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan dengan kehadiran para tokoh akademik, kiai pesantren, dan keluarga besar yayasan.